{"id":270301,"date":"2022-07-23T20:00:00","date_gmt":"2022-07-23T13:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/?p=270301"},"modified":"2024-05-26T20:32:56","modified_gmt":"2024-05-26T13:32:56","slug":"tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/living-english\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah","title":{"rendered":"Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"270301\" class=\"elementor elementor-270301\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-21a59e4e elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default wpr-particle-no wpr-jarallax-no wpr-parallax-no wpr-sticky-section-no wpr-equal-height-no\" data-id=\"21a59e4e\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-3cd3d02d\" data-id=\"3cd3d02d\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5c940f8 elementor-widget-divider--view-line elementor-widget elementor-widget-divider\" data-id=\"5c940f8\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"divider.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-divider\">\n\t\t\t<span class=\"elementor-divider-separator\">\n\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7baafc33 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"7baafc33\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ingin si kecil lancar berbahasa Inggris? Mengandalkan pelajaran di sekolah atau les ternyata kurang ampuh! <strong>Pendidikan bahasa Inggris<\/strong> di rumah ikut mendukung kelancaran anak dalam menyerap bahasa baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berbeda dari pandangan umum, anak tetap membutuhkan struktur dan <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/theconversation.com\/whats-the-best-way-to-teach-children-a-second-language-new-research-produces-surprising-results-122059\">kontak langsung<\/a> dengan bahasa baru secara rutin agar bisa menyerapnya. Anak juga cenderung belajar bahasa baru secara \u201ctidak sadar\u201d karena bahasa tersebut menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Karena kontak dengan pelajaran bahasa Inggris di kelas biasanya terbatas, pastikan Ayah dan Bunda menerapkan <strong>pendidikan bahasa Inggris<\/strong> di rumah secara rutin. Inilah beberapa caranya:<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-270304\" src=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-1-kompas.jpg\" alt=\"Pendidikan Bahasa Inggris\" width=\"700\" srcset=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-1-kompas.jpg 750w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-1-kompas-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-1-kompas-690x460.jpg 690w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-1-kompas-210x140.jpg 210w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/span><\/figure>\n<\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">1. <strong>Melatih Memori dengan Pengulangan\u00a0<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mengulang-ulang kata cocok untuk mengenalkan bahasa baru kepada si kecil. Mulailah dari kata bahasa Inggris dasar untuk benda atau orang sekitar. Saat anak sedang santai, tunjuk benda-benda yang ada di sekitarnya dan ucapkan kata bahasa Inggrisnya. Pastikan benda tersebut adalah sesuatu yang dilihat anak setiap saat, misalnya perabot kamar, hewan peliharaan, atau warna.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayah dan Bunda juga bisa menempelkan poster kata-kata bahasa Inggris berukuran besar di tempat yang mudah terlihat. Ajak juga anak untuk menonton video atau film berbahasa Inggris yang mereka sukai, dan biarkan mereka menyerapnya.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">2. <strong>Gunakan Teknik Asosiasi<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam pelajaran bahasa Inggris, asosiasi adalah teknik menyamakan suatu kata atau kalimat dengan kata lain atau objek agar mudah diingat. Misalnya, ketika mengajari si kecil kosakata warna dalam bahasa Inggris, gunakan benda sekitar yang mudah dilihat dan diingat. <em>\u201cGreen\u201d<\/em> adalah rumput di halaman, <em>\u201cblue\u201d<\/em> adalah langit saat cerah, dan <em>\u201cred\u201d<\/em> adalah apel atau tomat.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">3. <strong>Selipkan Kata-kata Umum ke Dialog Sehari-hari\u00a0<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Masih ingat saat Ayah dan Bunda perlahan belajar kata-kata baru sebagai anak kecil? Terapkan metode yang sama saat mengajari si kecil <strong>cara berbahasa Inggris<\/strong> di rumah. Selipkan kalimat-kalimat bahasa Inggris dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya, ucapkan <em>\u201cgood morning\/afternoon\/night\u201d, \u201cthank you\u201d,<\/em> dan <em>\u201cI\u2019m sorry\u201d<\/em>. Ucapkan secara biasa seperti saat bicara bahasa Indonesia. Hal ini akan membuat anak terbiasa dengan mereka.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">4. <strong>Lakukan Aktivitas Orang Tua-Anak dengan Bahasa Inggris\u00a0<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ajak anak melakukan berbagai kegiatan bersama-sama dan selipkan kata-kata bahasa Inggris saat melakukannya. Misalnya, ketika mengajak anak membantu memasak, Ayah dan Bunda bisa selipkan kata-kata bahasa Inggris untuk bahan-bahan masakan. Atau, ketika jalan-jalan, gunakan kata bahasa Inggris untuk menggambarkan perasaan, misalnya <em>\u201chappy\u201d<\/em> dan <em>\u201crelaxed\u201d.<\/em> Selain belajar, kegiatan seperti ini bisa mempererat hubungan orang tua-anak.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">5. <strong>Deskripsikan Aktivitas dalam Dua Bahasa<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketika Ayah Bunda melakukan kegiatan rumah atau mengajak si kecil beraktivitas, coba sebutkan namanya dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Akan tetapi, gunakan nada suara yang alami sehingga anak merasa bahwa bahasa Inggris tersebut adalah bagian dari percakapan sehari-hari.<\/span><span style=\"color: #000000;\"> Misalnya, saat menyuruh anak belajar atau makan, katakan <em>\u201clet\u2019s study\u201d<\/em> atau <em>\u201clet\u2019s eat\u201d<\/em> yang disambung dengan \u201cayo belajar\u201d atau \u201cayo makan\u201d.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">6. <strong>Gunakan Metode &#8220;<em>Guided Play<\/em>&#8221;\u00a0<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Guided play<\/em> adalah <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.naeyc.org\/resources\/pubs\/yc\/may2017\/case-brain-science-guided-play\">metode bermain<\/a> dengan sedikit bimbingan sehingga permainan berfungsi sebagai alat belajar. Cara ini bisa membuat si kecil senang belajar, termasuk dalam hal bahasa Inggris. Ada banyak cara yang bisa Ayah Bunda lakukan untuk mengajari anak bahasa Inggris lewat permainan.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Misalnya, gunakan mainan <em>puzzle<\/em> berbentuk bangun ruang (lingkaran, segitiga, persegi panjang), lalu sebutkan nama-nama bentuk tersebut dalam bahasa Inggris saat anak mencocokkan mereka. Atau, ajak anak menggambar dan mewarnai, lalu gunakan bahasa Inggris saat menyebut nama-nama warna pada pensil warna atau krayon.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\">7. <strong>Ciptakan Suasana Belajar yang Positif\u00a0<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Akhirnya, suasana belajar yang menyenangkan dan positif akan membuat anak lebih mudah menyerap materi. Hal ini berlaku baik di sekolah maupun di rumah. Pastikan Ayah dan Bunda membuat anak merasa senang saat belajar kata-kata bahasa Inggris. Hindari memaksa anak untuk menghafal banyak kata atau memarahi mereka karena melakukan kesalahan. Biarkan anak mengeksplorasi bahan belajar mereka di rumah dan betulkan kesalahan tanpa mempermalukan atau membentak.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ingin proses belajar lebih efektif? <span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #0000ff; text-decoration: underline;\"><a style=\"color: #0000ff; text-decoration: underline;\" href=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/?utm_source=SEO&amp;utm_medium=Article\">Sekolah.mu<\/a><\/span><\/span> menawarkan metode Blended Learning yang disesuaikan dengan jenjang umur dan dibawakan guru bahasa Inggris andal. <\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Daftarkan anak di <a href=\"https:\/\/bayar.sekolah.mu\/living-english?utm_source=SEO&amp;utm_medium=Article\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #0000ff; text-decoration: underline;\">Sekolah.mu<\/span><\/span><\/a> di program <span style=\"text-decoration: underline;\"><a href=\"https:\/\/bayar.sekolah.mu\/living-english?utm_source=SEO&amp;utm_medium=Article\"><span style=\"color: #0000ff; text-decoration: underline;\">Living English<\/span><\/a> <\/span>dan buat mereka menikmati <strong>pendidikan bahasa Inggris<\/strong> saat sedang di rumah!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-551d5fc elementor-widget-divider--view-line elementor-widget elementor-widget-divider\" data-id=\"551d5fc\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"divider.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-divider\">\n\t\t\t<span class=\"elementor-divider-separator\">\n\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ingin si kecil lancar berbahasa Inggris? Mengandalkan pelajaran di sekolah atau les ternyata kurang ampuh! Pendidikan bahasa Inggris di rumah ikut mendukung kelancaran anak dalam menyerap bahasa baru. \u00a0 Berbeda dari pandangan umum, anak tetap membutuhkan struktur dan kontak langsung dengan bahasa baru secara rutin agar bisa menyerapnya. Anak juga cenderung belajar bahasa baru secara \u201ctidak sadar\u201d karena bahasa tersebut menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena kontak dengan pelajaran bahasa Inggris di kelas biasanya terbatas, pastikan Ayah dan Bunda menerapkan pendidikan bahasa Inggris di rumah secara rutin. Inilah beberapa caranya: \u00a0 1. Melatih Memori dengan Pengulangan\u00a0 \u00a0 Mengulang-ulang kata cocok untuk mengenalkan bahasa baru kepada si kecil. Mulailah dari kata bahasa Inggris dasar untuk benda atau orang sekitar. Saat anak sedang santai, tunjuk benda-benda yang ada di sekitarnya dan ucapkan kata bahasa Inggrisnya. Pastikan benda tersebut adalah sesuatu yang dilihat anak setiap saat, misalnya perabot kamar, hewan peliharaan, atau warna. \u00a0 Ayah dan Bunda juga bisa menempelkan poster kata-kata bahasa Inggris berukuran besar di tempat yang mudah terlihat. Ajak juga anak untuk menonton video atau film berbahasa Inggris yang mereka sukai, dan biarkan mereka menyerapnya. \u00a0 2. Gunakan Teknik Asosiasi \u00a0 Dalam pelajaran bahasa Inggris, asosiasi adalah teknik menyamakan suatu kata atau kalimat dengan kata lain atau objek agar mudah diingat. Misalnya, ketika mengajari si kecil kosakata warna dalam bahasa Inggris, gunakan benda sekitar yang mudah dilihat dan diingat. \u201cGreen\u201d adalah rumput di halaman, \u201cblue\u201d adalah langit saat cerah, dan \u201cred\u201d adalah apel atau tomat. \u00a0 3. Selipkan Kata-kata Umum ke Dialog Sehari-hari\u00a0 \u00a0 Masih ingat saat Ayah dan Bunda perlahan belajar kata-kata baru sebagai anak kecil? Terapkan metode yang sama saat mengajari si kecil cara berbahasa Inggris di rumah. Selipkan kalimat-kalimat bahasa Inggris dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya, ucapkan \u201cgood morning\/afternoon\/night\u201d, \u201cthank you\u201d, dan \u201cI\u2019m sorry\u201d. Ucapkan secara biasa seperti saat bicara bahasa Indonesia. Hal ini akan membuat anak terbiasa dengan mereka. \u00a0 4. Lakukan Aktivitas Orang Tua-Anak dengan Bahasa Inggris\u00a0 Ajak anak melakukan berbagai kegiatan bersama-sama dan selipkan kata-kata bahasa Inggris saat melakukannya. Misalnya, ketika mengajak anak membantu memasak, Ayah dan Bunda bisa selipkan kata-kata bahasa Inggris untuk bahan-bahan masakan. Atau, ketika jalan-jalan, gunakan kata bahasa Inggris untuk menggambarkan perasaan, misalnya \u201chappy\u201d dan \u201crelaxed\u201d. Selain belajar, kegiatan seperti ini bisa mempererat hubungan orang tua-anak. \u00a0 5. Deskripsikan Aktivitas dalam Dua Bahasa \u00a0 Ketika Ayah Bunda melakukan kegiatan rumah atau mengajak si kecil beraktivitas, coba sebutkan namanya dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Akan tetapi, gunakan nada suara yang alami sehingga anak merasa bahwa bahasa Inggris tersebut adalah bagian dari percakapan sehari-hari. Misalnya, saat menyuruh anak belajar atau makan, katakan \u201clet\u2019s study\u201d atau \u201clet\u2019s eat\u201d yang disambung dengan \u201cayo belajar\u201d atau \u201cayo makan\u201d. \u00a0 6. Gunakan Metode &#8220;Guided Play&#8221;\u00a0 \u00a0 Guided play adalah metode bermain dengan sedikit bimbingan sehingga permainan berfungsi sebagai alat belajar. Cara ini bisa membuat si kecil senang belajar, termasuk dalam hal bahasa Inggris. Ada banyak cara yang bisa Ayah Bunda lakukan untuk mengajari anak bahasa Inggris lewat permainan. \u00a0 Misalnya, gunakan mainan puzzle berbentuk bangun ruang (lingkaran, segitiga, persegi panjang), lalu sebutkan nama-nama bentuk tersebut dalam bahasa Inggris saat anak mencocokkan mereka. Atau, ajak anak menggambar dan mewarnai, lalu gunakan bahasa Inggris saat menyebut nama-nama warna pada pensil warna atau krayon. \u00a0 7. Ciptakan Suasana Belajar yang Positif\u00a0 \u00a0 Akhirnya, suasana belajar yang menyenangkan dan positif akan membuat anak lebih mudah menyerap materi. Hal ini berlaku baik di sekolah maupun di rumah. Pastikan Ayah dan Bunda membuat anak merasa senang saat belajar kata-kata bahasa Inggris. Hindari memaksa anak untuk menghafal banyak kata atau memarahi mereka karena melakukan kesalahan. Biarkan anak mengeksplorasi bahan belajar mereka di rumah dan betulkan kesalahan tanpa mempermalukan atau membentak. \u00a0 \u00a0 Ingin proses belajar lebih efektif? Sekolah.mu menawarkan metode Blended Learning yang disesuaikan dengan jenjang umur dan dibawakan guru bahasa Inggris andal. \u00a0 Daftarkan anak di Sekolah.mu di program Living English dan buat mereka menikmati pendidikan bahasa Inggris saat sedang di rumah!<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":270303,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[283,1],"tags":[197,246,68,220,212,20,222,221,46],"class_list":["post-270301","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-living-english","category-umum","tag-anak","tag-bahasa-inggris","tag-belajar","tag-eksperimen","tag-informatif","tag-pendidikan","tag-permainan","tag-sains","tag-sekolah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah - Blog Sekolah.mu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memulai pendidikan bahasa Inggris di rumah tidak perlu kaku. Inilah tips mengajari anak bahasa Inggris dari rumah secara menyenangkan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah - Blog Sekolah.mu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memulai pendidikan bahasa Inggris di rumah tidak perlu kaku. Inilah tips mengajari anak bahasa Inggris dari rumah secara menyenangkan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Sekolah.mu\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-23T13:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-26T13:32:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-0-kompas.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Web Developer\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Web Developer\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah\"},\"author\":{\"name\":\"Web Developer\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b\"},\"headline\":\"Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah\",\"datePublished\":\"2022-07-23T13:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-26T13:32:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah\"},\"wordCount\":639,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/13-0-kompas.png\",\"keywords\":[\"anak\",\"bahasa inggris\",\"belajar\",\"eksperimen\",\"informatif\",\"Pendidikan\",\"permainan\",\"sains\",\"sekolah\"],\"articleSection\":[\"Living English\",\"Umum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah\",\"name\":\"Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah - Blog Sekolah.mu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/13-0-kompas.png\",\"datePublished\":\"2022-07-23T13:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-26T13:32:56+00:00\",\"description\":\"Memulai pendidikan bahasa Inggris di rumah tidak perlu kaku. Inilah tips mengajari anak bahasa Inggris dari rumah secara menyenangkan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/13-0-kompas.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/13-0-kompas.png\",\"width\":750,\"height\":500,\"caption\":\"Pendidikan Bahasa Inggris\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog Sekolah.mu\",\"description\":\"Kolaborasi Untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Sekolah.mu\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Sekolah.mu\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b\",\"name\":\"Web Developer\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664\",\"caption\":\"Web Developer\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/author\\\/webdevsekolahmu\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah - Blog Sekolah.mu","description":"Memulai pendidikan bahasa Inggris di rumah tidak perlu kaku. Inilah tips mengajari anak bahasa Inggris dari rumah secara menyenangkan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah - Blog Sekolah.mu","og_description":"Memulai pendidikan bahasa Inggris di rumah tidak perlu kaku. Inilah tips mengajari anak bahasa Inggris dari rumah secara menyenangkan.","og_url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah","og_site_name":"Blog Sekolah.mu","article_published_time":"2022-07-23T13:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-05-26T13:32:56+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-0-kompas.png","type":"image\/png"}],"author":"Web Developer","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Web Developer","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah"},"author":{"name":"Web Developer","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/person\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b"},"headline":"Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah","datePublished":"2022-07-23T13:00:00+00:00","dateModified":"2024-05-26T13:32:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah"},"wordCount":639,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-0-kompas.png","keywords":["anak","bahasa inggris","belajar","eksperimen","informatif","Pendidikan","permainan","sains","sekolah"],"articleSection":["Living English","Umum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah","name":"Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah - Blog Sekolah.mu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-0-kompas.png","datePublished":"2022-07-23T13:00:00+00:00","dateModified":"2024-05-26T13:32:56+00:00","description":"Memulai pendidikan bahasa Inggris di rumah tidak perlu kaku. Inilah tips mengajari anak bahasa Inggris dari rumah secara menyenangkan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#primaryimage","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-0-kompas.png","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/13-0-kompas.png","width":750,"height":500,"caption":"Pendidikan Bahasa Inggris"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/tips-memulai-pendidikan-bahasa-inggris-anak-di-rumah#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tips Memulai Pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak di Rumah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/","name":"Blog Sekolah.mu","description":"Kolaborasi Untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization","name":"Sekolah.mu","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg","width":512,"height":512,"caption":"Sekolah.mu"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/person\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b","name":"Web Developer","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664","caption":"Web Developer"},"url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/author\/webdevsekolahmu"}]}},"views":591,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270301","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=270301"}],"version-history":[{"count":22,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270301\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":271684,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270301\/revisions\/271684"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/270303"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=270301"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=270301"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=270301"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}