{"id":270691,"date":"2022-08-18T18:37:13","date_gmt":"2022-08-18T11:37:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/?p=270691"},"modified":"2024-05-26T20:32:26","modified_gmt":"2024-05-26T13:32:26","slug":"motorik-anak-living-tech","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/sains-tech\/motorik-anak-living-tech","title":{"rendered":"Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"270691\" class=\"elementor elementor-270691\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-2030285 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default wpr-particle-no wpr-jarallax-no wpr-parallax-no wpr-sticky-section-no wpr-column-slider-no wpr-equal-height-no\" data-id=\"2030285\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-26f059f3\" data-id=\"26f059f3\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4e9b6c4 elementor-widget-divider--view-line elementor-widget elementor-widget-divider\" data-id=\"4e9b6c4\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"divider.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-divider\">\n\t\t\t<span class=\"elementor-divider-separator\">\n\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-37cd56bd elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"37cd56bd\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam proses perkembangan anak, kemampuan <strong>motorik anak<\/strong> sangat penting untuk dilatih. Secara umum, motorik adalah kemampuan gerak tubuh yang perkembangannya dipengaruhi oleh umur dan perkembangan anak secara keseluruhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perkembangan <strong>motorik anak<\/strong> juga berjalan bersamaan dengan kematangan fisiknya dan merupakan hasil dari berbagai faktor. Ini termasuk perkembangan sistem saraf kemampuan fisik yang mendukung pergerakan tubuhnya serta lingkungan yang mendukung untuk mengembangkannya.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara umum, <strong>motorik anak<\/strong> terbagi menjadi dua jenis, yakni motorik kasar dan motorik halus. Untuk melatih keduanya, Ayah Bunda membutuhkan metode yang berbeda. Simak penjelasannya berikut ini!<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><span style=\"color: #000000;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"681\" class=\"wp-image-270717\" src=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-1.jpg\" alt=\"Motorik Anak\" srcset=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-1.jpg 1024w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-1-768x511.jpg 768w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-1-690x460.jpg 690w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-1-210x140.jpg 210w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/span>\n<figcaption><span style=\"color: #000000;\">Sumber : Envato<\/span><\/figcaption>\n<\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Motorik Kasar Anak<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perkembangan keterampilan motorik kasar melibatkan otot-otot besar di lengan, kaki, dan badan. Aktivitas motorik kasar penting untuk beragam aktivitas fisik sehari-hari termasuk berjalan, mengangkat, berlari, melempar, menendang, dan lain sebagainya. Kemampuan motorik kasar biasanya berkembang lebih dahulu dibandingkan dengan motorik halus.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemampuan motorik kasar juga membentuk dasar untuk keterampilan motorik halus serta berkaitan dengan kesadaran tubuh, keseimbangan, kekuatan, dan kecepatan reaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemampuan motorik kasar mulai berkembang sejak bayi lahir. Setiap fase usia, ada <em>milestone<\/em> yang harus dicapai oleh anak. Dengan pencapaian optimal sesuai dengan usianya, si kecil akan tumbuh dengan baik tanpa mengalami kesulitan di masa depan.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Latihan untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Agar perkembangan motorik kasar anak berjalan dengan optimal, Ayah Bunda bisa mengajak si kecil melakukan berbagai latihan. Ada banyak sekali pilihan kegiatan menyenangkan untuk latihan motorik yang bisa jadi pilihan. Namun, pastikan latihan yang dilakukan sesuai dengan rentang usia.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk anak usia balita, latihan motorik kasar bisa berupa mentitah (jika anak belum mahir berjalan), main lempar dan menendang bola, main kuda goyang, atau naik turun tangga. Memasuki usia 3-4 tahun, anak sudah bisa diajak berenang, bermain sepeda roda tiga, hingga main <em>hula hoop<\/em>.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketika anak sudah masuk usia di atas 5 tahun, Ayah Bunda bisa mengajarinya naik sepeda roda dua. Berbagai aktivitas fisik lain seperti main kasti, menari atau, lompat tali juga bisa jadi pilihan latihan motorik yang menarik untuk dilakukan.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Motorik Halus Anak<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Keterampilan motorik halus merujuk pada kemampuan koordinasi otot-otot kecil dalam gerakan tangan, jari dan mata. Gerakan-gerakan kecil ini datang dengan cara alami pada sebagian besar orang dan biasanya kita tidak menyadarinya. Namun, keterampilan motorik halus itu sangat kompleks. Dibutuhkan upaya terkoordinasi antara otak dan otot. Karena itu, melatih kemampuan motorik halus pada anak juga perlu dilakukan.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemampuan motorik halus yang baik akan mem<\/span><span style=\"color: #000000;\">udahkan anak melakukan berbagai aktivitas penting dalam kesehariannya. Misalnya saja, menulis, menyikat gigi, membuka pintu, hingga membuka dan menutup kancing bajunya. Sama seperti motorik kasar, motorik halus juga berkembang sesuai dengan usia anak.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Latihan untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada banyak kegiatan yang bisa Ayah Bunda pilih untuk melatih kemampuan motorik halus anak. Setiap aktivitas juga perlu disesuaikan dengan usia anak. Dari usia 12 sampai 18 bulan misalnya, Ayah Bunda bisa mengajak anak bermain balok dan menyusunnya. Menyendok benda dengan menggunakan sendok dan sekop serta membuat coretan dengan krayon juga bisa menjadi aktivitas yang menarik untuk dicoba.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada usia 2-3 tahun, Ayah Bunda bisa mengajak si kecil bermain dengan adonan atau tanah liat. Membentuk pasir dengan aneka cetakan dan bermain <em>puzzle<\/em> juga bisa membantu melatih mempertajam kemampuan motorik halus anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat usia anak mencapai 5 tahun, latihan motorik halus yang lebih rumit bisa dilakukan, termasuk bermain <em>puzzle<\/em> dengan potongan yang lebih banyak hingga memotong dengan gunting dan pisau.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/bayar.sekolah.mu\/living-tech?utm_source=SEO&amp;utm_medium=Article\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #0000ff; text-decoration: underline;\">Living Tech<\/span><\/span><\/a> dari <a href=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/?utm_source=SEO&amp;utm_medium=Article\"><span style=\"text-decoration: underline; color: #0000ff;\">Sekolah.mu<\/span><\/a> juga bisa membantu Ayah Bunda menyediakan banyak pilihan untuk melatih <strong>motorik anak<\/strong>, terutama kemampuan dalam bidang sains dan teknologi. Dengan lebih dari 6.000 murid yang tersebar di lebih dari 80 kota di Indonesia, ayo daftarkan si kecil untuk ikut kelas di Living Tech. Cek informasi lengkapnya di <span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"color: #0000ff; text-decoration: underline;\"><a style=\"color: #0000ff; text-decoration: underline;\" href=\"https:\/\/bayar.sekolah.mu\/living-tech?utm_source=SEO&amp;utm_medium=Article\">sini<\/a><\/span><\/span>!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-cc4af2d elementor-widget-divider--view-line elementor-widget elementor-widget-divider\" data-id=\"cc4af2d\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"divider.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-divider\">\n\t\t\t<span class=\"elementor-divider-separator\">\n\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam proses perkembangan anak, kemampuan motorik anak sangat penting untuk dilatih. Secara umum, motorik adalah kemampuan gerak tubuh yang perkembangannya dipengaruhi oleh umur dan perkembangan anak secara keseluruhan.\u00a0 \u00a0 Perkembangan motorik anak juga berjalan bersamaan dengan kematangan fisiknya dan merupakan hasil dari berbagai faktor. Ini termasuk perkembangan sistem saraf kemampuan fisik yang mendukung pergerakan tubuhnya serta lingkungan yang mendukung untuk mengembangkannya. \u00a0 Secara umum, motorik anak terbagi menjadi dua jenis, yakni motorik kasar dan motorik halus. Untuk melatih keduanya, Ayah Bunda membutuhkan metode yang berbeda. Simak penjelasannya berikut ini! \u00a0 Motorik Kasar Anak \u00a0 Perkembangan keterampilan motorik kasar melibatkan otot-otot besar di lengan, kaki, dan badan. Aktivitas motorik kasar penting untuk beragam aktivitas fisik sehari-hari termasuk berjalan, mengangkat, berlari, melempar, menendang, dan lain sebagainya. Kemampuan motorik kasar biasanya berkembang lebih dahulu dibandingkan dengan motorik halus. \u00a0 Kemampuan motorik kasar juga membentuk dasar untuk keterampilan motorik halus serta berkaitan dengan kesadaran tubuh, keseimbangan, kekuatan, dan kecepatan reaksi.\u00a0 \u00a0 Kemampuan motorik kasar mulai berkembang sejak bayi lahir. Setiap fase usia, ada milestone yang harus dicapai oleh anak. Dengan pencapaian optimal sesuai dengan usianya, si kecil akan tumbuh dengan baik tanpa mengalami kesulitan di masa depan. \u00a0 Latihan untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak \u00a0 Agar perkembangan motorik kasar anak berjalan dengan optimal, Ayah Bunda bisa mengajak si kecil melakukan berbagai latihan. Ada banyak sekali pilihan kegiatan menyenangkan untuk latihan motorik yang bisa jadi pilihan. Namun, pastikan latihan yang dilakukan sesuai dengan rentang usia. \u00a0 Untuk anak usia balita, latihan motorik kasar bisa berupa mentitah (jika anak belum mahir berjalan), main lempar dan menendang bola, main kuda goyang, atau naik turun tangga. Memasuki usia 3-4 tahun, anak sudah bisa diajak berenang, bermain sepeda roda tiga, hingga main hula hoop. \u00a0 Ketika anak sudah masuk usia di atas 5 tahun, Ayah Bunda bisa mengajarinya naik sepeda roda dua. Berbagai aktivitas fisik lain seperti main kasti, menari atau, lompat tali juga bisa jadi pilihan latihan motorik yang menarik untuk dilakukan. \u00a0 Motorik Halus Anak \u00a0 Keterampilan motorik halus merujuk pada kemampuan koordinasi otot-otot kecil dalam gerakan tangan, jari dan mata. Gerakan-gerakan kecil ini datang dengan cara alami pada sebagian besar orang dan biasanya kita tidak menyadarinya. Namun, keterampilan motorik halus itu sangat kompleks. Dibutuhkan upaya terkoordinasi antara otak dan otot. Karena itu, melatih kemampuan motorik halus pada anak juga perlu dilakukan. \u00a0 Kemampuan motorik halus yang baik akan memudahkan anak melakukan berbagai aktivitas penting dalam kesehariannya. Misalnya saja, menulis, menyikat gigi, membuka pintu, hingga membuka dan menutup kancing bajunya. Sama seperti motorik kasar, motorik halus juga berkembang sesuai dengan usia anak. \u00a0 Latihan untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak \u00a0 Ada banyak kegiatan yang bisa Ayah Bunda pilih untuk melatih kemampuan motorik halus anak. Setiap aktivitas juga perlu disesuaikan dengan usia anak. Dari usia 12 sampai 18 bulan misalnya, Ayah Bunda bisa mengajak anak bermain balok dan menyusunnya. Menyendok benda dengan menggunakan sendok dan sekop serta membuat coretan dengan krayon juga bisa menjadi aktivitas yang menarik untuk dicoba. \u00a0 Pada usia 2-3 tahun, Ayah Bunda bisa mengajak si kecil bermain dengan adonan atau tanah liat. Membentuk pasir dengan aneka cetakan dan bermain puzzle juga bisa membantu melatih mempertajam kemampuan motorik halus anak.\u00a0 \u00a0 Saat usia anak mencapai 5 tahun, latihan motorik halus yang lebih rumit bisa dilakukan, termasuk bermain puzzle dengan potongan yang lebih banyak hingga memotong dengan gunting dan pisau. \u00a0 Living Tech dari Sekolah.mu juga bisa membantu Ayah Bunda menyediakan banyak pilihan untuk melatih motorik anak, terutama kemampuan dalam bidang sains dan teknologi. Dengan lebih dari 6.000 murid yang tersebar di lebih dari 80 kota di Indonesia, ayo daftarkan si kecil untuk ikut kelas di Living Tech. Cek informasi lengkapnya di sini!<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":270716,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[282,1],"tags":[],"class_list":["post-270691","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sains-tech","category-umum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya - Blog Sekolah.mu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa yang dimaksud dengan motorik anak? Apa saja jenis-jenis dan bagaimana cara meningkatkan kemampuan motorik anak? Simak penjelasannya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya - Blog Sekolah.mu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang dimaksud dengan motorik anak? Apa saja jenis-jenis dan bagaimana cara meningkatkan kemampuan motorik anak? Simak penjelasannya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Sekolah.mu\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-18T11:37:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-26T13:32:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-0.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Web Developer\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Web Developer\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech\"},\"author\":{\"name\":\"Web Developer\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b\"},\"headline\":\"Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya\",\"datePublished\":\"2022-08-18T11:37:13+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-26T13:32:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech\"},\"wordCount\":595,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/21-0.jpg\",\"articleSection\":[\"Sains &amp; Tech\",\"Umum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech\",\"name\":\"Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya - Blog Sekolah.mu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/21-0.jpg\",\"datePublished\":\"2022-08-18T11:37:13+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-26T13:32:26+00:00\",\"description\":\"Apa yang dimaksud dengan motorik anak? Apa saja jenis-jenis dan bagaimana cara meningkatkan kemampuan motorik anak? Simak penjelasannya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/21-0.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/08\\\/21-0.jpg\",\"width\":1024,\"height\":683,\"caption\":\"Sumber : Envato\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/motorik-anak-living-tech#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog Sekolah.mu\",\"description\":\"Kolaborasi Untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Sekolah.mu\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Sekolah.mu\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b\",\"name\":\"Web Developer\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1778666703\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1778666703\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1778666703\",\"caption\":\"Web Developer\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/author\\\/webdevsekolahmu\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya - Blog Sekolah.mu","description":"Apa yang dimaksud dengan motorik anak? Apa saja jenis-jenis dan bagaimana cara meningkatkan kemampuan motorik anak? Simak penjelasannya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya - Blog Sekolah.mu","og_description":"Apa yang dimaksud dengan motorik anak? Apa saja jenis-jenis dan bagaimana cara meningkatkan kemampuan motorik anak? Simak penjelasannya!","og_url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech","og_site_name":"Blog Sekolah.mu","article_published_time":"2022-08-18T11:37:13+00:00","article_modified_time":"2024-05-26T13:32:26+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-0.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Web Developer","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Web Developer","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech"},"author":{"name":"Web Developer","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/person\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b"},"headline":"Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya","datePublished":"2022-08-18T11:37:13+00:00","dateModified":"2024-05-26T13:32:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech"},"wordCount":595,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-0.jpg","articleSection":["Sains &amp; Tech","Umum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech","name":"Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya - Blog Sekolah.mu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-0.jpg","datePublished":"2022-08-18T11:37:13+00:00","dateModified":"2024-05-26T13:32:26+00:00","description":"Apa yang dimaksud dengan motorik anak? Apa saja jenis-jenis dan bagaimana cara meningkatkan kemampuan motorik anak? Simak penjelasannya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech#primaryimage","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-0.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/21-0.jpg","width":1024,"height":683,"caption":"Sumber : Envato"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/motorik-anak-living-tech#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Kemampuan Motorik Anak dan Cara Meningkatkannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/","name":"Blog Sekolah.mu","description":"Kolaborasi Untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization","name":"Sekolah.mu","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg","width":512,"height":512,"caption":"Sekolah.mu"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/person\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b","name":"Web Developer","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1778666703","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1778666703","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1778666703","caption":"Web Developer"},"url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/author\/webdevsekolahmu"}]}},"views":5243,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270691","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=270691"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270691\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":271714,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/270691\/revisions\/271714"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/270716"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=270691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=270691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=270691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}