{"id":272407,"date":"2022-10-05T14:24:34","date_gmt":"2022-10-05T07:24:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/?p=272407"},"modified":"2024-05-26T20:28:57","modified_gmt":"2024-05-26T13:28:57","slug":"menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/matematika\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak","title":{"rendered":"Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Ayah Bunda, apakah si kecil sudah mulai belajar tentang <strong>bilangan desimal<\/strong>? Apa anak merasa sulit menangkap konsepnya? Wajar kok Ayah Bunda, menjelaskan konsep bilangan yang satu ini pada anak memang sedikit <em>tricky<\/em>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\"><strong>Bilangan desimal<\/strong> sebenarnya merupakan cara lain dalam melihat angka dan pecahan. Tapi untuk memahami ini, anak mungkin butuh beberapa bantuan contoh dan penjelasan. Nah, supaya Ayah Bunda tidak pusing, bisa disimak cara menjelaskan konsep <strong>bilangan desimal <\/strong>pada anak berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"684\" src=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-1-1024x684.jpg\" alt=\"Bilangan Desimal\" class=\"wp-image-272451\" srcset=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-1-1024x684.jpg 1024w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-1-768x513.jpg 768w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-1-690x460.jpg 690w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-1-210x140.jpg 210w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-1.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Sumber : Envato<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size wp-block-heading\"><strong>Angka Desimal Seperti Apa?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Apa sih angka desimal itu? Angka desimal adalah angka yang berada di belakang koma dan merupakan sebuah cara untuk menuliskan angka yang tidak utuh atau yang mengandung pecahan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Hubungan antara desimal dan pecahan adalah kunci bagi anak untuk memahami konsep desimal. Bahwa angka desimal adalah cara lain mengekspresikan pecahan. <strong>Bilangan desimal<\/strong> bisa dibilang juga sebagai bilangan di antara, contohnya 7,5 adalah bilangan di antara 7 dan 8.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size wp-block-heading\"><strong>Jelaskan Posisi Angka Dalam Setiap Digit\u00a0<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Selain mengetahui pengertian dan contoh angka desimal, anak juga butuh memahami posisi angka dalam setiap digitnya. Ayah Bunda bisa menuliskan serangkaian angka dan menjelaskan nilai dalam setiap posisi angka tersebut.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sebagai contoh, Ayah Bunda bisa menuliskan angka 879. Lalu bisa lanjut menjelaskan bahwa angka 8 mewakili ratusan, angka 7 mewakili puluhan, dan angka 9 mewakili satuan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size wp-block-heading\"><strong>Jelaskan Bilangan Desimal Sebagai Bilangan Di Tengah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Setelah memahami posisi angka dalam setiap digit, Ayah Bunda bisa menjelaskan bahwa tidak semua angka utuh seperti itu. Ada banyak angka di antara dua angka yang utuh. Ayah Bunda bisa menuliskan koma di samping kanan sebuah angka dan menjelaskan bahwa angka yang ditulis setelah tanda koma tersebut menunjukkan nilai yang lebih besar dari angka tersebut namun lebih kecil dari angka selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Contoh, Ayah Bunda menuliskan angka 5 dan menambahkan angka desimal setelahnya, misal 5,5. Jelaskan bahwa angka 5,5 tersebut lebih besar dari angka 5 tapi belum sampai ke angka 6.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size wp-block-heading\"><strong>Menggunakan Chart Kosong<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Salah satu cara lain untuk menjelaskan konsep <strong>bilangan desimal<\/strong> adalah dengan menggunakan chart kosong, berupa diagram kotak yang berisi kotak-kotak kosong. Jumlah kotak bisa dimulai dengan 10 kotak yang setiap kotaknya mewakili 0.1 atau 1\/10 atau 100 kotak yang setiap kotaknya mewakili 0.01 atau 1\/100.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Diagram kotak ini bisa memberikan pemahaman konkrit seperti pembagian atau partisi kecil dari bilangan utuh. Setiap kotak bisa diwarnai untuk menunjukkan pertambahan nilainya. Misal dua kotak berwarna pada diagram 10 kotak menunjukkan nilai 0.2.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size wp-block-heading\"><strong>Jelaskan Kesetaraan Bilangan Desimal Dengan Pecahan\u00a0<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Dari chart kosong di atas, Ayah Bunda bisa sekaligus menjelaskan bahwa <strong>bilangan desimal <\/strong>dan pecahan sebenarnya adalah dua cara merepresentasikan nilai yang sama. Bisa juga dengan merobek potongan salah satu kotak dari 10 kotaknya, dan menjelaskan bahwa ini mewakili 1\/10 atau 0,1. Selain itu Ayah Bunda bisa menjelaskan juga konversi dari pecahan menjadi desimal, seperti bagaimana 25\/100 bisa dituliskan sebagai 0,25.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size wp-block-heading\"><strong>Memakai Stik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Cara lain untuk memvisualisasi <strong>bilangan desimal<\/strong> adalah dengan cara membuat stik desimal. Tidak sulit membuatnya, cukup ambil sebuah stik panjang kemudian tempel angka 1 di sebelah ujung kanannya, dan 0 di ujung satunya. Lalu minta anak untuk menempelkan angka 0,5 di tengah-tengahnya. Ajak anak untuk berpikir angka-angka desimal lain di antaranya.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Nah itu dia ulasan cara menjelaskan konsep bilangan desimal pada anak. Jika anak masih butuh pendalaman materi matematika lainnya tidak perlu pusing nih, Ayah Bunda. Daftarkan di program <a href=\"https:\/\/bayar.sekolah.mu\/living-math?ref=blog\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Living Math<\/span><\/mark><\/a> dari sekolah.mu. Di Living Math anak akan bermain asyik dengan angka melalui berbagai aktivitas seru dan materi yang interaktif.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayah Bunda, apakah si kecil sudah mulai belajar tentang bilangan desimal? Apa anak merasa sulit menangkap konsepnya? Wajar kok Ayah Bunda, menjelaskan konsep bilangan yang satu ini pada anak memang sedikit tricky.\u00a0 Bilangan desimal sebenarnya merupakan cara lain dalam melihat angka dan pecahan. Tapi untuk memahami ini, anak mungkin butuh beberapa bantuan contoh dan penjelasan. Nah, supaya Ayah Bunda tidak pusing, bisa disimak cara menjelaskan konsep bilangan desimal pada anak berikut ini. Angka Desimal Seperti Apa? Apa sih angka desimal itu? Angka desimal adalah angka yang berada di belakang koma dan merupakan sebuah cara untuk menuliskan angka yang tidak utuh atau yang mengandung pecahan.\u00a0 Hubungan antara desimal dan pecahan adalah kunci bagi anak untuk memahami konsep desimal. Bahwa angka desimal adalah cara lain mengekspresikan pecahan. Bilangan desimal bisa dibilang juga sebagai bilangan di antara, contohnya 7,5 adalah bilangan di antara 7 dan 8.\u00a0 Jelaskan Posisi Angka Dalam Setiap Digit\u00a0 Selain mengetahui pengertian dan contoh angka desimal, anak juga butuh memahami posisi angka dalam setiap digitnya. Ayah Bunda bisa menuliskan serangkaian angka dan menjelaskan nilai dalam setiap posisi angka tersebut. Sebagai contoh, Ayah Bunda bisa menuliskan angka 879. Lalu bisa lanjut menjelaskan bahwa angka 8 mewakili ratusan, angka 7 mewakili puluhan, dan angka 9 mewakili satuan.\u00a0 Jelaskan Bilangan Desimal Sebagai Bilangan Di Tengah Setelah memahami posisi angka dalam setiap digit, Ayah Bunda bisa menjelaskan bahwa tidak semua angka utuh seperti itu. Ada banyak angka di antara dua angka yang utuh. Ayah Bunda bisa menuliskan koma di samping kanan sebuah angka dan menjelaskan bahwa angka yang ditulis setelah tanda koma tersebut menunjukkan nilai yang lebih besar dari angka tersebut namun lebih kecil dari angka selanjutnya. Contoh, Ayah Bunda menuliskan angka 5 dan menambahkan angka desimal setelahnya, misal 5,5. Jelaskan bahwa angka 5,5 tersebut lebih besar dari angka 5 tapi belum sampai ke angka 6. Menggunakan Chart Kosong Salah satu cara lain untuk menjelaskan konsep bilangan desimal adalah dengan menggunakan chart kosong, berupa diagram kotak yang berisi kotak-kotak kosong. Jumlah kotak bisa dimulai dengan 10 kotak yang setiap kotaknya mewakili 0.1 atau 1\/10 atau 100 kotak yang setiap kotaknya mewakili 0.01 atau 1\/100.\u00a0 Diagram kotak ini bisa memberikan pemahaman konkrit seperti pembagian atau partisi kecil dari bilangan utuh. Setiap kotak bisa diwarnai untuk menunjukkan pertambahan nilainya. Misal dua kotak berwarna pada diagram 10 kotak menunjukkan nilai 0.2. Jelaskan Kesetaraan Bilangan Desimal Dengan Pecahan\u00a0 Dari chart kosong di atas, Ayah Bunda bisa sekaligus menjelaskan bahwa bilangan desimal dan pecahan sebenarnya adalah dua cara merepresentasikan nilai yang sama. Bisa juga dengan merobek potongan salah satu kotak dari 10 kotaknya, dan menjelaskan bahwa ini mewakili 1\/10 atau 0,1. Selain itu Ayah Bunda bisa menjelaskan juga konversi dari pecahan menjadi desimal, seperti bagaimana 25\/100 bisa dituliskan sebagai 0,25.\u00a0 Memakai Stik Cara lain untuk memvisualisasi bilangan desimal adalah dengan cara membuat stik desimal. Tidak sulit membuatnya, cukup ambil sebuah stik panjang kemudian tempel angka 1 di sebelah ujung kanannya, dan 0 di ujung satunya. Lalu minta anak untuk menempelkan angka 0,5 di tengah-tengahnya. Ajak anak untuk berpikir angka-angka desimal lain di antaranya. Nah itu dia ulasan cara menjelaskan konsep bilangan desimal pada anak. Jika anak masih butuh pendalaman materi matematika lainnya tidak perlu pusing nih, Ayah Bunda. Daftarkan di program Living Math dari sekolah.mu. Di Living Math anak akan bermain asyik dengan angka melalui berbagai aktivitas seru dan materi yang interaktif.<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":272450,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[280,1],"tags":[331],"class_list":["post-272407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-matematika","category-umum","tag-bilangan-desimal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak - Blog Sekolah.mu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagaimana menjelaskan konsep bilangan desimal pada anak? Simak penjelasannya berikut\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak - Blog Sekolah.mu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagaimana menjelaskan konsep bilangan desimal pada anak? Simak penjelasannya berikut\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Sekolah.mu\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-05T07:24:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-26T13:28:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-0.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Web Developer\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Web Developer\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak\"},\"author\":{\"name\":\"Web Developer\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b\"},\"headline\":\"Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak\",\"datePublished\":\"2022-10-05T07:24:34+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-26T13:28:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak\"},\"wordCount\":534,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/37-0.jpg\",\"keywords\":[\"bilangan desimal\"],\"articleSection\":[\"Matematika\",\"Umum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak\",\"name\":\"Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak - Blog Sekolah.mu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/37-0.jpg\",\"datePublished\":\"2022-10-05T07:24:34+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-26T13:28:57+00:00\",\"description\":\"Bagaimana menjelaskan konsep bilangan desimal pada anak? Simak penjelasannya berikut\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/37-0.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/37-0.jpg\",\"width\":1200,\"height\":800,\"caption\":\"Sumber : Envato\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog Sekolah.mu\",\"description\":\"Kolaborasi Untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Sekolah.mu\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Sekolah.mu\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b\",\"name\":\"Web Developer\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1777456831\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1777456831\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1777456831\",\"caption\":\"Web Developer\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/author\\\/webdevsekolahmu\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak - Blog Sekolah.mu","description":"Bagaimana menjelaskan konsep bilangan desimal pada anak? Simak penjelasannya berikut","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak - Blog Sekolah.mu","og_description":"Bagaimana menjelaskan konsep bilangan desimal pada anak? Simak penjelasannya berikut","og_url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak","og_site_name":"Blog Sekolah.mu","article_published_time":"2022-10-05T07:24:34+00:00","article_modified_time":"2024-05-26T13:28:57+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-0.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Web Developer","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Web Developer","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak"},"author":{"name":"Web Developer","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/person\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b"},"headline":"Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak","datePublished":"2022-10-05T07:24:34+00:00","dateModified":"2024-05-26T13:28:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak"},"wordCount":534,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-0.jpg","keywords":["bilangan desimal"],"articleSection":["Matematika","Umum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak","name":"Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak - Blog Sekolah.mu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-0.jpg","datePublished":"2022-10-05T07:24:34+00:00","dateModified":"2024-05-26T13:28:57+00:00","description":"Bagaimana menjelaskan konsep bilangan desimal pada anak? Simak penjelasannya berikut","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#primaryimage","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-0.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/37-0.jpg","width":1200,"height":800,"caption":"Sumber : Envato"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/menjelaskan-konsep-bilangan-desimal-pada-anak#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menjelaskan Konsep Bilangan Desimal pada Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/","name":"Blog Sekolah.mu","description":"Kolaborasi Untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization","name":"Sekolah.mu","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg","width":512,"height":512,"caption":"Sekolah.mu"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/person\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b","name":"Web Developer","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1777456831","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1777456831","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1777456831","caption":"Web Developer"},"url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/author\/webdevsekolahmu"}]}},"views":5895,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/272407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=272407"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/272407\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":272539,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/272407\/revisions\/272539"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/272450"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=272407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=272407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=272407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}