{"id":272414,"date":"2022-10-05T14:11:02","date_gmt":"2022-10-05T07:11:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/?p=272414"},"modified":"2024-05-26T20:29:04","modified_gmt":"2024-05-26T13:29:04","slug":"memahami-contoh-singular-dan-plural","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/living-english\/memahami-contoh-singular-dan-plural","title":{"rendered":"Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\"><strong>Contoh singular dan plural<\/strong>, ketika diterapkan dalam sebuah kalimat, kadang membingungkan bagi sebagian anak. BunMin akan menjelaskan mengenai konsep singular dan plural pada pembahasan berikut, lengkap dengan cara belajar bahasa Inggris yang asyik.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-1-1024x683.jpg\" alt=\"Contoh Singular dan Plural\" class=\"wp-image-272457\" srcset=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-1-690x460.jpg 690w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-1-210x140.jpg 210w, https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-1.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Sumber : Envato<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"has-black-color has-text-color wp-block-heading\"><strong>Memahami Konsep Singular dan Plural<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sebelum beranjak ke pembahasan <strong>contoh singular dan plural<\/strong>, tentu kita perlu memahami dulu konsep dasarnya. Singular dan plural dipakai pada kata benda untuk menunjukkan jumlahnya. Singular menunjukkan benda yang dimaksud jumlahnya satu atau tunggal. Sementara itu,\u00a0plural berarti bendanya berjumlah lebih dari satu, tetapi dapat dihitung.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Perubahan dari singular ke plural akan disertai bentuk kata yang juga berubah. Konsep singular dan plural sebetulnya cukup sederhana, tetapi memang hal serupa tidak ditemukan dalam bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia tidak mengenal perubahan bentuk kata. Jadi, anak-anak agak kesulitan untuk mengaplikasikan konsep tersebut.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"has-black-color has-text-color wp-block-heading\"><strong>Contoh Singular dan Plural<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Kata benda singular yang diawali huruf konsonan akan didahului kata bantu \u201ca\u201d. Sementara itu, kata bantu \u201can\u201d digunakan untuk kata benda singular yang dimulai dengan huruf vokal. Contohnya:<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"has-black-color has-text-color wp-block-list\"><li><em>She has a cat.\u00a0<\/em><\/li><li><em>He ate an apple.<\/em><\/li><\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Benda-benda yang berjumlah lebih dari satu atau plural akan diikuti tambahan atau <em>suffix<\/em>. Umumnya kata benda plural langsung ditambahkan \u201cs\u201d, misalnya: apples, books, cats. Sementara itu, bagi kata-kata benda yang berakhiran ch, sh, s, x, dan z, mendapat penambahan \u201c-es\u201d, misalnya: <em>lunches, buses, boxes, wishes<\/em>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Kata benda jamak yang berakhiran \u201cy\u201d bisa memperoleh penambahan \u201cs\u201d atau \u201c-es\u201d, tergantung huruf yang berada di depannya. Jika huruf di depannya vokal, akan ditambahkan \u201cs\u201d, contohnya: <em>boys<\/em>. Akhiran \u201c-es\u201d ditambahkan pada kata benda plural berakhiran \u201cy\u201d yang didahului konsonan, contohnya: <em>puppies, pennies<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Terdapat beberapa kata benda dalam bahasa Inggris yang hanya mempunyai bentuk plural, contohnya: <em>binoculars, jeans, scissors, trousers, tights, sunglasses<\/em>. Kata-kata tersebut tidak dapat dipasangkan langsung bersama angka begitu saja. Penerapannya pada kalimat harus ditambahkan \u201cpairs of&#8230;\u201d, contoh kalimatnya: <em>I bought three pairs of trousers yesterday<\/em>. Sementara itu, untuk diubah ke bentuk singular harus ditambahkan \u201ca pair of\u201d.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size wp-block-heading\"><strong>Cara Asyik Belajar Materi Singular dan Plural<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Untuk meningkatkan pemahaman mengenai singular dan plural, anak bisa diajak bermain kartu tanya jawab. Langkah pertama, siapkan amplop \u201cQ\u201d untuk pertanyaan yang diisi beberapa gambar benda. Langkah kedua, siapkan amplop \u201cA\u201d untuk jawabannya. Isi amplop A dengan gambar, tetapi jumlah benda pada gambar-gambar itu berbeda dari yang ada di amplop Q.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Kemudian, minta anak membuat pertanyaan memakai kalimat tanya, \u201chow many&#8230; are there?\u201d, merujuk pada gambar yang ada di amplop Q. Selanjutnya, Ayah Bunda bisa beralih ke amplop A, minta anak menjawab dengan jawaban \u201cthere are\/ there is&#8230;\u201d sesuai jumlah benda yang ada pada gambar di amplop A.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Mengingat persentase pemakaian kata benda singular dan plural pada kalimat bahasa Inggris cukup tinggi maka anak harus menguasai <em>vocabulary <\/em>dengan baik<em>. <\/em>Penguasaan <em>vocabulary<\/em> memegang peranan penting dalam proses pemilihan kata yang tepat saat berbicara maupun menulis.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Salah satu cara yang asyik untuk memperkaya perbendaharaan kata adalah lewat permainan <em>crossword<\/em> <em>puzzle,<\/em> atau akrab dikenal dengan sebutan teka-teki silang. Tambahan media gambar akan membuat permainan lebih seru dan tidak membosankan. Permainan <em>crossword puzzle<\/em> melatih kemampuan mengeja kata dengan benar karena jawaban harus disesuaikan dengan kotak yang tersedia. Tidak hanya mengetahui definisi kata, anak-anak juga sekaligus belajar padanan kata dan lawan kata.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size wp-block-heading\"><strong>Mengasah Kemampuan Bahasa Inggris di Sekolah.mu\u00a0<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Itulah tadi pembahasan materi singular dan plural dalam bahasa Inggris, beserta contoh-contohnya. Jika Ayah Bunda ingin buah hati mahir berbahasa Inggris sejak usia dini, platform belajar online <a href=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/?ref=blog\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Sekolah.mu<\/span><\/mark><\/a> adalah pilihan yang tepat. Kini kelas <a href=\"https:\/\/bayar.sekolah.mu\/living-english?ref=blog\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Living English<\/mark><\/span><\/a> telah tersedia untuk PAUD dan SD. Pembelajarannya menggunakan kurikulum Cambridge yang relevan dengan keseharian dan sesuai usia anak. Khusus materi singular dan plural, dipelajari di level Rover yang diperuntukkan bagi anak usia 8-9 tahun.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Kemampuan <em>listening<\/em>, <em>reading<\/em>, <em>writing<\/em>, dan <em>speaking <\/em>anak terasah lewat cara yang menyenangkan di <a href=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/?ref=blog\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Sekolah.mu<\/span><\/mark><\/a>. Metode pembelajaran dipandu fasilitator secara interaktif dan dikemas dalam bentuk yang tidak membuat anak jenuh. Cara belajarnya beragam, ada yang melalui video, infografis, live, dan assesmen.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:22px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Bersama fasilitator, Ayah Bunda bisa membahas perkembangan si buah hati dan melakukan refleksi rutin. Di akhir masa pembelajaran, anak akan memperoleh rapor resmi, sertifikat digital, dan portofolio. Info lebih lanjut mengenai paket-paket kelas yang bisa dipilih, langsung saja klik <a href=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/?ref=blog\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Sekolah.mu<\/span><\/mark><\/a>. \u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Contoh singular dan plural, ketika diterapkan dalam sebuah kalimat, kadang membingungkan bagi sebagian anak. BunMin akan menjelaskan mengenai konsep singular dan plural pada pembahasan berikut, lengkap dengan cara belajar bahasa Inggris yang asyik.\u00a0\u00a0 Memahami Konsep Singular dan Plural Sebelum beranjak ke pembahasan contoh singular dan plural, tentu kita perlu memahami dulu konsep dasarnya. Singular dan plural dipakai pada kata benda untuk menunjukkan jumlahnya. Singular menunjukkan benda yang dimaksud jumlahnya satu atau tunggal. Sementara itu,\u00a0plural berarti bendanya berjumlah lebih dari satu, tetapi dapat dihitung. Perubahan dari singular ke plural akan disertai bentuk kata yang juga berubah. Konsep singular dan plural sebetulnya cukup sederhana, tetapi memang hal serupa tidak ditemukan dalam bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia tidak mengenal perubahan bentuk kata. Jadi, anak-anak agak kesulitan untuk mengaplikasikan konsep tersebut. Contoh Singular dan Plural Kata benda singular yang diawali huruf konsonan akan didahului kata bantu \u201ca\u201d. Sementara itu, kata bantu \u201can\u201d digunakan untuk kata benda singular yang dimulai dengan huruf vokal. Contohnya: She has a cat.\u00a0 He ate an apple. Benda-benda yang berjumlah lebih dari satu atau plural akan diikuti tambahan atau suffix. Umumnya kata benda plural langsung ditambahkan \u201cs\u201d, misalnya: apples, books, cats. Sementara itu, bagi kata-kata benda yang berakhiran ch, sh, s, x, dan z, mendapat penambahan \u201c-es\u201d, misalnya: lunches, buses, boxes, wishes.\u00a0 Kata benda jamak yang berakhiran \u201cy\u201d bisa memperoleh penambahan \u201cs\u201d atau \u201c-es\u201d, tergantung huruf yang berada di depannya. Jika huruf di depannya vokal, akan ditambahkan \u201cs\u201d, contohnya: boys. Akhiran \u201c-es\u201d ditambahkan pada kata benda plural berakhiran \u201cy\u201d yang didahului konsonan, contohnya: puppies, pennies. Terdapat beberapa kata benda dalam bahasa Inggris yang hanya mempunyai bentuk plural, contohnya: binoculars, jeans, scissors, trousers, tights, sunglasses. Kata-kata tersebut tidak dapat dipasangkan langsung bersama angka begitu saja. Penerapannya pada kalimat harus ditambahkan \u201cpairs of&#8230;\u201d, contoh kalimatnya: I bought three pairs of trousers yesterday. Sementara itu, untuk diubah ke bentuk singular harus ditambahkan \u201ca pair of\u201d.\u00a0 Cara Asyik Belajar Materi Singular dan Plural Untuk meningkatkan pemahaman mengenai singular dan plural, anak bisa diajak bermain kartu tanya jawab. Langkah pertama, siapkan amplop \u201cQ\u201d untuk pertanyaan yang diisi beberapa gambar benda. Langkah kedua, siapkan amplop \u201cA\u201d untuk jawabannya. Isi amplop A dengan gambar, tetapi jumlah benda pada gambar-gambar itu berbeda dari yang ada di amplop Q. Kemudian, minta anak membuat pertanyaan memakai kalimat tanya, \u201chow many&#8230; are there?\u201d, merujuk pada gambar yang ada di amplop Q. Selanjutnya, Ayah Bunda bisa beralih ke amplop A, minta anak menjawab dengan jawaban \u201cthere are\/ there is&#8230;\u201d sesuai jumlah benda yang ada pada gambar di amplop A.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengingat persentase pemakaian kata benda singular dan plural pada kalimat bahasa Inggris cukup tinggi maka anak harus menguasai vocabulary dengan baik. Penguasaan vocabulary memegang peranan penting dalam proses pemilihan kata yang tepat saat berbicara maupun menulis.\u00a0 Salah satu cara yang asyik untuk memperkaya perbendaharaan kata adalah lewat permainan crossword puzzle, atau akrab dikenal dengan sebutan teka-teki silang. Tambahan media gambar akan membuat permainan lebih seru dan tidak membosankan. Permainan crossword puzzle melatih kemampuan mengeja kata dengan benar karena jawaban harus disesuaikan dengan kotak yang tersedia. Tidak hanya mengetahui definisi kata, anak-anak juga sekaligus belajar padanan kata dan lawan kata. Mengasah Kemampuan Bahasa Inggris di Sekolah.mu\u00a0 Itulah tadi pembahasan materi singular dan plural dalam bahasa Inggris, beserta contoh-contohnya. Jika Ayah Bunda ingin buah hati mahir berbahasa Inggris sejak usia dini, platform belajar online Sekolah.mu adalah pilihan yang tepat. Kini kelas Living English telah tersedia untuk PAUD dan SD. Pembelajarannya menggunakan kurikulum Cambridge yang relevan dengan keseharian dan sesuai usia anak. Khusus materi singular dan plural, dipelajari di level Rover yang diperuntukkan bagi anak usia 8-9 tahun.\u00a0 Kemampuan listening, reading, writing, dan speaking anak terasah lewat cara yang menyenangkan di Sekolah.mu. Metode pembelajaran dipandu fasilitator secara interaktif dan dikemas dalam bentuk yang tidak membuat anak jenuh. Cara belajarnya beragam, ada yang melalui video, infografis, live, dan assesmen. Bersama fasilitator, Ayah Bunda bisa membahas perkembangan si buah hati dan melakukan refleksi rutin. Di akhir masa pembelajaran, anak akan memperoleh rapor resmi, sertifikat digital, dan portofolio. Info lebih lanjut mengenai paket-paket kelas yang bisa dipilih, langsung saja klik Sekolah.mu. \u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":272456,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[283,1],"tags":[328],"class_list":["post-272414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-living-english","category-umum","tag-contoh-singular-and-plural"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural - Blog Sekolah.mu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebagian anak kesulitan memberikan contoh singular dan plural karena tidak benar-benar memahami konsep dasarnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural - Blog Sekolah.mu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebagian anak kesulitan memberikan contoh singular dan plural karena tidak benar-benar memahami konsep dasarnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Sekolah.mu\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-05T07:11:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-26T13:29:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-0.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Web Developer\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Web Developer\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural\"},\"author\":{\"name\":\"Web Developer\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b\"},\"headline\":\"Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural\",\"datePublished\":\"2022-10-05T07:11:02+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-26T13:29:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural\"},\"wordCount\":685,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/40-0.jpg\",\"keywords\":[\"contoh singular and plural\"],\"articleSection\":[\"Living English\",\"Umum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural\",\"name\":\"Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural - Blog Sekolah.mu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/40-0.jpg\",\"datePublished\":\"2022-10-05T07:11:02+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-26T13:29:04+00:00\",\"description\":\"Sebagian anak kesulitan memberikan contoh singular dan plural karena tidak benar-benar memahami konsep dasarnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/40-0.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/40-0.jpg\",\"width\":1200,\"height\":800,\"caption\":\"Sumber : Envato\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/umum\\\/memahami-contoh-singular-dan-plural#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog Sekolah.mu\",\"description\":\"Kolaborasi Untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Sekolah.mu\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/03\\\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Sekolah.mu\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b\",\"name\":\"Web Developer\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664\",\"caption\":\"Web Developer\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sekolah.mu\\\/blog\\\/author\\\/webdevsekolahmu\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural - Blog Sekolah.mu","description":"Sebagian anak kesulitan memberikan contoh singular dan plural karena tidak benar-benar memahami konsep dasarnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural - Blog Sekolah.mu","og_description":"Sebagian anak kesulitan memberikan contoh singular dan plural karena tidak benar-benar memahami konsep dasarnya.","og_url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural","og_site_name":"Blog Sekolah.mu","article_published_time":"2022-10-05T07:11:02+00:00","article_modified_time":"2024-05-26T13:29:04+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-0.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Web Developer","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Web Developer","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural"},"author":{"name":"Web Developer","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/person\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b"},"headline":"Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural","datePublished":"2022-10-05T07:11:02+00:00","dateModified":"2024-05-26T13:29:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural"},"wordCount":685,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-0.jpg","keywords":["contoh singular and plural"],"articleSection":["Living English","Umum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural","name":"Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural - Blog Sekolah.mu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-0.jpg","datePublished":"2022-10-05T07:11:02+00:00","dateModified":"2024-05-26T13:29:04+00:00","description":"Sebagian anak kesulitan memberikan contoh singular dan plural karena tidak benar-benar memahami konsep dasarnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural#primaryimage","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-0.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/40-0.jpg","width":1200,"height":800,"caption":"Sumber : Envato"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/umum\/memahami-contoh-singular-dan-plural#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Membantu Anak Memahami Contoh Singular dan Plural"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/","name":"Blog Sekolah.mu","description":"Kolaborasi Untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#organization","name":"Sekolah.mu","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/cropped-Header-Sekolahmu-background.jpg","width":512,"height":512,"caption":"Sekolah.mu"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/#\/schema\/person\/137b95526a8fc14cdd3785624d69db7b","name":"Web Developer","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664","url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664","contentUrl":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/c1fc060df968b25ee80e58e4911eccbd.jpg?ver=1776851664","caption":"Web Developer"},"url":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/author\/webdevsekolahmu"}]}},"views":5780,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/272414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=272414"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/272414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":272535,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/272414\/revisions\/272535"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/272456"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=272414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=272414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sekolah.mu\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=272414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}