Les Coding untuk Anak
,

Ingin Daftarkan Les Coding untuk Anak? Simak Manfaatnya Berikut Ini!

Coding merupakan aktivitas multi-disiplin yang tidak hanya menyenangkan, tetapi secara aktif merangsang proses berpikir. Tidak heran jika belakangan banyak orang tua yang mempertimbangkan untuk mencari les coding untuk anak. Sebab, dengan melatih sejak anak masih kecil, mereka akan lebih kreatif, memiliki pemikiran logis, dan punya konsentrasi tinggi.

 

Bagi Ayah Bunda yang sedang mempertimbangkan untuk mendaftarkan les coding untuk anak, ketahui terlebih dahulu beragam manfaatnya berikut ini!

 

Les Coding untuk Anak
Sumber : Envato

Melatih Kemampuan Anak Berpikir Logis

 

Berpikir logis bukanlah sebuah tugas yang mudah. Melihat dan menentukan hubungan sebab akibat, abstraksi komponen yang terlibat, serta menetapkan properti untuk suatu peristiwa individu harus dipelajari selama bertahun-tahun. Jangankan anak-anak, orang dewasa bahkan butuh waktu dan perjuangan untuk bisa melakukannya.

 

Komponen penting dari pemikiran logis adalah dekomposisi, yakni memecah seluruh bagian utuh menjadi komponen terkecil. Ini memungkinkan kita melihat hubungan keterkaitan dengan lebih mudah. Hal yang sama juga terjadi ketika anak belajar coding. Setiap tugas membutuhkan proses dekomposisi, yang jika dilakukan terus menerus akan mengasah kemampuan anak dalam berpikir logis.

 

Menumbuhkan Kreativitas

 

Coding adalah aktivitas sempurna untuk melatih kreativitas. Mendapatkan instruksi baru dalam menyelesaikan sebuah proyek baru membutuhkan banyak pemikiran eksploratif, brainstorming, serta konseptualisasi (mode difus). Anak kemudian akan diuji bagaimana menerjemahkan semua ide itu ke dalam bentuk coding (mode fokus).

 

Lebih jauh, les coding untuk anak juga memungkinkan si kecil untuk mengeksplorasi minat kreatif mereka sendiri. Apakah itu seni visual, seni auditori, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, perasaan puas karena berhasil menciptakan sesuatu yang benar-benar baru dan unik akan membuat anak merasa ketagihan. Ini tidak akan hilang meski anak sudah menyelesaikan tugas coding mereka.

 

Melatih Berpikir Secara Terstruktur

 

Pemikiran struktural melibatkan proses pengamatan pola dalam objek yang lebih besar berdasarkan komponen yang mereka buat. Sebaliknya, ini juga melibatkan proses membayangkan dan membangun sesuatu yang lebih besar dari komponen yang lebih kecil.

 

Ini adalah keterampilan yang penting dalam industri kreatif dan bidang teknik lainnya. Dengan coding, anak bisa secara langsung mempelajarinya.

 

Melatih Kegigihan

 

Kegigihan dan resiliensi adalah dua pemikiran yang dapat diajarkan dengan coding. Kedua pemikiran ini juga akan sangat bermanfaat bagi anak di masa depan. 

Pertama, ketekunan. Pemikiran ini melibatkan keinginan untuk tidak menyerah saat mengalami kegagalan. Coding sampai batas tertentu akan membuat orang yang melakukanya mengalami sejumlah kegagalan sampai mendapatkan kode yang benar. Ini mungkin akan memakan waktu beberapa menit, tetapi bisa juga berhari-hari, bahkan berminggu-minggu.

 

Proses mencoba dan tidak mudah menyerah akan meningkatkan resiliensi anak. Pada akhirnya, mereka akan menjadi pribadi yang tangguh dan terus maju sampai memperoleh keberhasilan yang mereka inginkan.

 

Melatih Kemampuan Berpikir dengan Algoritme

 

Komponen lain yang juga penting dalam coding adalah algoritme. Algoritme berfungsi mirip dengan resep. Algoritme adalah tindakan yang mudah ditiru yang digunakan untuk memecahkan dan mengatasi masalah tertentu. Agar dapat berpikir secara algoritmik, seseorang harus dapat membayangkan dan mendefinisikan dengan jelas langkah-langkah individual yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas.

 

Pertama, ini membutuhkan ketekunan dan resiliensi. Kedua, juga membutuhkan keterampilan untuk mengurutkannya (kemampuan membayangkan langkah-langkah sesuai dengan urutannya masing-masing), pengulangan (algoritme perlu mengulang sendiri), dan logika (jika ini, maka itu). Semua ini bisa dipelajari oleh anak lewat coding.

 

Melatih Skill Menulis dan Storytelling

 

Coding pada level tertentu membutuhkan kemampuan untuk menulis kode. Namun, apakah sebenarnya kode itu? Kode adalah bahasa. Lalu, apa yang kita dapatkan setelah menyatukan potongan-potongan bahasa dengan cara yang logis dan berurutan? Jawabannya: cerita.

 

Coding pada dasarnya adalah menceritakan sebuah cerita melalui bantuan objek dunia nyata dan teknologi yang menggerakkannya. Karena itu, kita membutuhkan pembukaan, plot twist, dan kesimpulan. Ini akan dipelajari anak lewat coding.

 

Tertarik untuk mendaftarkan les coding untuk anak? Living Tech dari Sekolah.mu adalah jawabannya. Program ini bisa diikuti mulai anak usia 5 tahun sampai dengan 12 tahun. Cek detailnya di sini!

Bagikan ke: